Ahlein readers,
We always question Allah for every tear
but do we thank him for every smile?
We always wish for things that we never had
but do we thank him for everything we have?
Kadangkala, nikmat syukur tu datang bila kita hilang sesuatu. We know how to appreciate when we loose something. Lumrah manusia, menghargai bila tiada.
Setengah ulama' berpendapat maqam (kedudukan) orang yang syukur ini lebih tinggi dari mereka yang sabar. sebab? kadang bila kita ditimpa musibah, kita tak ada pilihan lain selain sabar. Jadi terpaksalah sabar.tapi belum tentu orang yang sabar boleh syukur dengan ujian dan nikmat yang Allah beri.
Seperti kisah yang diriwayatkan oleh Rasulullah;
Di akhirat nanti Allah ambil manusia yang paling derita dan dicelupkan ke Syurga, kemudian Allah bertanya "pernahkah engkau merasa derita di dunia?" lalu dia menjawab " Tidak, aku tidak pernah merasa penderitaan". Masyallah, dengan hanya satu celupan ke syurga, lupa semua derita di dunia.
Kemudian Allah ambil manusia yang paling bahagia di dunia dan dicelupkan ke neraka, kemudian Allah bertanya "pernahkah engkau merasa bahagia di dunia?" lalu dia menjawab " Tidak, aku tidak pernah merasa bahagia di dunia". Nauzubillah, dengan hanya satu celupan ke dalam neraka, lupa semua bahagia di dunia.
Kadang Allah tak beri apa yang kita mahu,
Tapi dia beri apa yang kita perlu.
Syukurlah~
Kadang Allah tutup satu pintu untuk kita,
Untuk membuka 1000 pintu yang lebih luas..
Syukurlah~
Dan kadang Allah turunkan hujan..
untuk ciptakan pelangi di esok hari.
Semoga kita menjadi mereka yang bersyukur. =)
We always question Allah for every tear
but do we thank him for every smile?
We always wish for things that we never had
but do we thank him for everything we have?
Kadangkala, nikmat syukur tu datang bila kita hilang sesuatu. We know how to appreciate when we loose something. Lumrah manusia, menghargai bila tiada.
Setengah ulama' berpendapat maqam (kedudukan) orang yang syukur ini lebih tinggi dari mereka yang sabar. sebab? kadang bila kita ditimpa musibah, kita tak ada pilihan lain selain sabar. Jadi terpaksalah sabar.tapi belum tentu orang yang sabar boleh syukur dengan ujian dan nikmat yang Allah beri.
Seperti kisah yang diriwayatkan oleh Rasulullah;
Di akhirat nanti Allah ambil manusia yang paling derita dan dicelupkan ke Syurga, kemudian Allah bertanya "pernahkah engkau merasa derita di dunia?" lalu dia menjawab " Tidak, aku tidak pernah merasa penderitaan". Masyallah, dengan hanya satu celupan ke syurga, lupa semua derita di dunia.
Kemudian Allah ambil manusia yang paling bahagia di dunia dan dicelupkan ke neraka, kemudian Allah bertanya "pernahkah engkau merasa bahagia di dunia?" lalu dia menjawab " Tidak, aku tidak pernah merasa bahagia di dunia". Nauzubillah, dengan hanya satu celupan ke dalam neraka, lupa semua bahagia di dunia.
Kadang Allah tak beri apa yang kita mahu,
Tapi dia beri apa yang kita perlu.
Syukurlah~
Kadang Allah tutup satu pintu untuk kita,
Untuk membuka 1000 pintu yang lebih luas..
Syukurlah~
Dan kadang Allah turunkan hujan..
untuk ciptakan pelangi di esok hari.
Semoga kita menjadi mereka yang bersyukur. =)
No comments:
Post a Comment